Photobucket

Selasa, 19 Oktober 2010

* Diam *

Ketika hujan menemani,
Mungkin ada sebatas luka membuatku terkesima,
Haruskah canda tawa berlumur duka,
Hingga menjaring lidah berputus asa..

Hanya itu yg sempat terbaca di ujung lidah,
Aku tak mampu lagi berbias kata..
Photobucket

»»  BACA SELENGKAPNYA...

* Akhir Dari............ *

Ragaku karam di samudera dangkal,
Jiwaku tenggelam pada telaga terjal,
Hatiku mati termutilasi gergaji aral,
Rinduku tertelan serigala binal,

Anganku layu berbias hama empedu,
Rimbunku gugur terbabat benalu,
Relungku lebam membiru,
Cahyaku redup pekat membisu,

Usai sudah.....................................!!!!!
Photobucket

»»  BACA SELENGKAPNYA...

* Air Langit Pada Payung Jelaga *

Pelangi meredup,bertopang dagu berharap langit menangis lagi
Bukan kerana bahagia atap bumi bersedih,melain kerana balok rinainya
Hujan..  Indahnya merintik bernada syahdu
Meregup sunyi sayap angan terpatri,asa bergema  “Hujan,jangan kau henti”

##############################################

Lalu menanti jemari genggam teteskan perbutirnya ,
Lewati celah antar tulang-tulang melanglang
Jauh tatap nanar memory luruh melegam
Memias peluh selaksa nelangsa terjalar, “Hujan,tetaplah mendulang”  ....

Photobucket

»»  BACA SELENGKAPNYA...