Meski di hempas gergaji baja raksasa
Bagaimana mungkin langkah bergerak pesat
Sementara kedua kaki tertahan merentan
Kesetiaan masih merekat erat mengunci palung
Meski asa tinggal repihan sisa-sisa
Rindu masih senantiasa membubuh selaksa mantra
Bergerak memutar melantak tanpa arah
Dapatkah imaji menemu kunci pembebas terali
Harap kian berteriak meronta menahan isak
Entah sampai kapan massa memihak kemelut
Hingga mendung memaksa langit berlutut..



* Eksekusi Tawanan Kalbu *
0 komentar:
Posting Komentar