Photobucket

Jumat, 29 April 2011

* Gelegar Hampa Tangisan Badai *

Malam mengupas hening tanpa gemulai tarian langit
Menggelegar beriring hujan dingin menjelaga
Bergetar hati terhenyak seketika memandang mega mendung
Pekat meramu tak terbias cahaya menyapa bumi
Sunyi berpelataran taman hampa berhias dedaunan gugur

Perlahan muram membasuh guratan wajah-wajah kusam
Membekas tak menghilang menghempas gurauan kakunang
Kemerlipnya tiada mampu terangi gelap pusara lamunan
Menyisih benalu kalbu menjelma pandangan kosong menghiba
Nada gagak liar tak henti mengusik pilu batasan rerapuh

Entah kapan masa kepedihan mengakhiri nyanyian nya
Merobek telinga hingga bergubah belatung bernanah
Benak kian terhasut tabung pustaka keputus asaan
Mendura mengait sutera lapuk menghujam getir kepahitan
Musnah terbelenggu temali air mata...
Photobucket

»»  BACA SELENGKAPNYA...

Sabtu, 23 April 2011

* Desah Buaian Syair Luka *

Terdengar bising suara rimba melintas imaji khayal
Ketika raga tengah menyandar berdiam pada gubug sepi
Angan terpasung berselimut helai kawat duri
Mengaduh sendu saat gurat girang tak lagi satu
Menolak mantra-mantra tawa sambil berlalu tanpa toleh

Rembulan masih sudi menikahi malam tanpa tabur gemintang
Kiranya langit mulai mengkerut bersiap lahirkan tetes-tetes mega
Lalu bathin memaksa ucap berkeluh dibangku taman kota tua
Memagut pilu diantara senyap lorong-lorong pekat
Terisak menyedu sedan menyeru tiupkan sangkala lara

Melantun lirih sapuan dermaga bayu menghembus bermunajat
Menjamu kesunyian menyuguh nampan secawan madu anggur busuk
Nurani kian tergaduh rintih pada mahkota istana keranda pesakitan
Berbungkus lembaran kafan beku bertemali selusin sembilu
Menjerit menghujam bertabur segenggam kamboja kepedihan

Paras tak lagi ranum bercorak sketsa gelap magenta
Memahat relung menjelma sederet barisan empedu sukma
Hancur rarai menjadi kepingan puzle tangis melukis sudut mata
Keriput,surut,menyulut muram rona masam wajah durjana
Layu terkatup membisu bersanding linang samudera air luka..

Photobucket

»»  BACA SELENGKAPNYA...

Jumat, 22 April 2011

* Judulnya "RINDU" Boleh Laahh.. * hehe...

Saat kata ingin bersua
Berjelaga bibir terkatup rindu
Tersentuh kuntum menyerpih asa
Dekade waktu mencaci harap

Malam menyerpih terang
Melantun harpa-harpa memecah udara
Rindu tetap menggantung pada puannya
Penjara resah di ujung desah

Toreh sketsa senyum desir
Bermekar tenang bersasmita
Indahnya menyeruak melambai lembut
Terpaku rindu tanpa alas

Senyum asa terpasung labirin
Bersenandung menyekap rindu
Memupuk waktu menjinjing angan bertemu
Lamun masih berlabuh pada rona bening...
Photobucket

»»  BACA SELENGKAPNYA...