Kugulung tembikar dari kayu selepas kau meramu
Kuharap ucap tak peluh sekadar semu
Telah sampai di ujung telingaku gurat gaungmu
Membahana bersimpul kata kau mencintaiku
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
Sejak saat itu bathinku tergaduh
Beribu tanya gundah gulana mengunduh
Akankah jawab hadir membasuh
Melampung sauh tenangkan gemuruh
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
Oh.. Dewa..
Layaknya ku sebut kau sepertinya
Mampu robohkan benteng hati yang ku punya
Musnah sudah angkuh penghuni dada
Terimakasih telah membuatku mencinta,,,,



L.O.V.E
0 komentar:
Posting Komentar